“Praktikum Biologi Umum (Prodi PGSD): Mikroskop Dan Pengamatan Sel”

Rabu, 3 Oktober 2022. Mahasiswa semester 1 PGSD FKIP UNKHAIR melakukan praktikum biologi umum di Laboratorium Pendidikan Biologi. Praktikum biologi umum dilaksanakan oleh Dosen Pendidikan Biologi, Nurmaya Papuangan S.Pd., M.Si serta didampingi oleh Asisten Mahasiswa. Pelaksanaan praktikum ini bertujuan untuk membekali mahasiswa agar terampil melaksanakan praktikum biologi seperti: penggunaan mikroskop, pengamatan sel, jaringan tumbuhan dan hewan.

Mikroskop merupakan salah satu alat yang penting di laboratorium sains, khususnya biologi, untuk mengamati objek yang berukuran sangat kecil seperti sel. Mikroskop biologi digunakan untuk pengamatan benda-benda tipis dan transparan. Jika yang diamati tebal misalnya jaringan, harus dibuat sayatan yang tipis. Sel merupakan unit terkecil baik secara struktural maupun fungsional dari makhluk hidup. Masing-masing makhluk hidup baik sel tumbuhan maupun sel hewan menunjukkan beberapa persamaan dan beberapa perbedaan yang dapat diamati dari ciri-cirinya. Pengamatan sel tumbuhan menggunakan sampel bahan umbi bawang merah dan untuk sel hewan menggunakan sampel bahan kultur paramecium.

Kegiatan praktikum biologi umum ini diawali dengan memperkenalkan komponen-komponen mikroskop dan cara menggunakannya serta mempelajari cara menyiapkan bahan-bahan yang akan diamati dibawah mikroskop.

Pengamatan Sel Bawang Merah
  1. Buka 1 lapis umbi bawang merah dan buatlah sayatan kulit ari umbi lapis tersebut.
  2. Letakkan di atas object glass, tetesi dengan air dan tutup dengan cover glass.
  3. Amati di bawah mikroskop
  4. Gambar hasil pengamatan Anda dan beri keterangan (dinding sel, nukleus, sitoplasma)
Pengamatan Sel Paramecium
  1. Mengambil sampel air akuarium atau kolam berwarna hijau menggunakan pipet tetes.
  2. Meletakkan 1-2 tetes air akuarium atau kolam tersebut di atas object glass.
  3. Menutup preparat dengan cover glass.
  4. Mengamati dengan mikroskop perbesaran lemah kemudian kuat.
  5. Menggambar hasil pengamatan di tabel pengamatan dan foto hasil pengamatan preparat Paramecium sp. dimikroskop. Selanjutnya, memberi keterangan bagian sel yang teramati di hasil pengamatan.
  6. Lakukan kegiatan pengamatan hingga diketemukan species yang dimaksud. Hal ini karena dalam 1-2 tetes air sampel pasti dijumpai mikroorganisme lainnya

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *